Subscribe
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Mei 2009

Angelina Karamoy





Angelina Karamoy
, dikenal dengan Angel Karamoy (lahir di Manado, 16 Januari 1987; umur 22 tahun; biasa dipanggil Angel) adalah seorang pemeran Indonesia. Angel yang beragama Kristen ini adalah seorang pemeran wanita dalam dunia akting di Indonesia. Angel adalah alumnus dari SMU Yadika 5.

Karir

Ia pernah membintangi sinetron Bidadari 3, Saras, Pelangi di Matamu 2, Demi Cinta, Hati Di Pucuk Pelangi, Ada Apa Dengan Pelangi, ABC&D, Daun Daun Kering, Biar Cinta Bicara, Anak Pungut, Kala Cinta Menggoda, Kurindu Jiwaku, Dunia Belum Kiamat, Seleb I'm In Love, Maha Cinta, dan Mujizat Itu Nyata.

Dari sinetron-sinetron tersebut, sinetron Bidadari 3 yang membuat namanya semakin dikenal masyarakat. Di sinetron Bidadari 3, ia menggantikan posisi Marshanda sebagai Lala. Ia juga melejit dalam iklan Ovale, Homyped, Sido Muncul, Hansaplast, Clear, Fres & Natural dan permen Hot-Hot Pop. Angel yang berdarah Manado juga pernah meluncurkan album rohani bertajuk "Mujizat itu Nyata".



Kehidupan pribadi

Ia pernah berpacaran dengan Marsya Manopo, namun kisah asmaranya kandas di tengah jalan. Setelah menjalin kasih dengan Steven Mc James Rumangkang, pria asal Manado dan usianya lebih tua beberapa tahun, Angel kemudian menikah pada 26 Januari 2008. Steven sebelumnya pernah menjadi pacar Maribeth dan Angelina Sondakh. Resepsi pernikahan dilangsungkan di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Selain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, hadir juga para selebriti Indonesia yang berbaur di tengah sekitar 4000 tamu undangan. Resepsi yang digelar selama kurang lebih empat jam berlangsung meriah dengan mengusung konsep Winter of Love yang kabarnya menelan biaya Rp2 miliar.[1] Dengan dekorasi serba putih, ukiran es balok serta salju yang turun dalam ruangan ditata cukup unik. Panggung musik menghadirkan artis Ruth Sahanaya sebagai salah seorang penyanyinya. Bersama pasangannya, ia menaiki mobil yang pernah dikendarai oleh Presiden Soekarno. Angel melahirkan bayi perempuan pada tanggal 28 Februari 2008, sebulan setelah pernikahan mereka digelar.[2] Menurut penuturan ibu Angel, mereka sebelumnya telah menikah pada bulan April tahun 2007, dan kabar pernikahan tersebut terpaksa disembunyikan karena Angel dilarang untuk hamil dan menikah dulu oleh pihak manajemennya.[3]



Sinetron

  • Bidadari 3 (Multivision Plus)

  • Saras 008 (Indosiar)

  • Pelangi di Matamu 2 (Diwangkara)

  • Demi Cinta (SinemArt)

  • Hati Di Pucuk Pelangi (Indika Entertainment)

  • Ada Apa Dengan Pelangi

  • ABC&D (RCTI)

  • Daun Daun Kering (StarVision)

  • Biar Cinta Bicara (Multivision Plus)

  • Anak Pungut (Multivision Plus)

  • Kala Cinta Menggoda (Multivision Plus)

Sabtu, 02 Mei 2009

Alyssa Soebandono


Anindya Alyssa Soebandono
Perempuan
Islam
Jakarta, 25 Desember 1991


Biografi :
Alyssa Soebandono biasanya dipanggil dengan Icha lahir di Jakarta 25 Desember 1991. Ia merupakan salah seorang artis muda bintang sinetron dan juga pembawa acara program televisi.

Sejumlah sinetron yang dibintanginya, di antaranya
BINTANG, INIKAH RASANYA,BUNGA DI TEPI JALAN, MAHA KASIH, MAHA CINTA, BABY DOLL, ANAK CUCU ADAM
dan PINTU HIDAYAH. Sementara beberapa film yang dibintanginya di antaranya JANUS, PRAJURIT TERAKHIR dan INIKAH RASANYA CINTA.

Perempuan yang memiliki nama lengkap Anindya Alyssa Soebandono, memiliki hobi menyanyi dan beberapa kali memperoleh tawaran untuk menyanyi. Selain dirinya juga pernah berduet dengan Bams Samsons, vokalis grup band Samsons.

vicky nitinegoro


Vicky Nitinegoro
Laki-Laki
Jakarta, 13 Agustus 1983



Biografi :

Vicky Nitinegoro lahir di Jakarta, 13 Agustus 1983. Ia dikenal sebagai bintang model dan juga sinetron Indonesia, di antara berperan dalam sinetron PUTRI CAHAYA dan COWOK IMPIAN.

Dalam sinetron PUTRI CAHAYA, Vicky berpasangan dengan bintang sinetron Intan Nuraini. Mantan pacar pesinetron Sahrul Gunawan itu juga sempat diisyukan terlibat cinta lokasi.

Vicky yang pernah kehilangan mobil toyota Avanza itu, pada 27 Juni 2007 telah menjalankan pernikahan dengan perempuan asal Kalimantan Selatan, bernama Cynthia Nabila Ramlan. Perkawinan mereka berlangsung di rumah sakit, di mana mertua Vicky, Dr. Ramlan menjalani perawatan akibat kencing manis.

Pernikahan Vicky dan Cynthia ternyata tak mampu dipertahankan lagi. Cynthia resmi menggugat cerai Vicky pada April 2009, dengan melalui PA Jakarta Selatan dengan nomor perkara 0688/tdt.G/2009/TA.CS.

Kronologis Hilangnya Manohara


Manohara Odelia Pinot, adalah model blasteran Indonesia Perancis yang harus mengalami tragedi pahit dalam hidupnya. Di usia yang masih sangat muda, 16 tahun, ia menikah dengan seorang pangeran asal Malaysia Barat, Tengku Muhammad Fakhry Petra. Diduga Manohara mengalami penyekapan dan penyiksaan dari sang suami. Berikut ini adalah kronologis drama penculikan model yang pernah masuk dalam jajaran 100 Pesona Indonesia oleh Majalah Harper's Bazaar:



Desember 2006
Manohara dan Tengku Muhammad Fakhry pertama kali bertemu pada acara makan malam yang diadakan oleh Datuk Najib, Wakil Perdana Menteri Malaysia. Kabarnya, lewat acara ini, Tengku Fakhry jatuh cinta pada Manohara dan langsung meminta ijin ibu dari Manohara, Daisy untuk mendekati putrinya. Meski baru berusia 15 tahun, namun melihat kesopanan Tengku Fakry dan latar belakang keluarganya, akhirnya sang ibunda memberikan ijin keduanya untuk berpacaran.
Oktober 2007
Manohara dan keluarga diundang oleh Tengku Fakhry ke pulau Komodo.
Desember 2007
Manohara beserta keluarga mengikuti acara perayaan tahun baru bersama Tengku Fakhry. Pada acara ini, Manohara kehilangan keperawanannya karena dipaksa oleh Tengku Fakhry. Kala itu, Tengku Fakhry bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya.
17 Agustus 2008
Manohara beserta keluarga diundang ke Malaysia menemui keluarga Tengku Fakhry, guna membicarakan masalah pernikahan.
26 Agustus 2008
Tengku Fakhry akhirnya menikahi Manohara yang saat itu masih berusia 16 tahun. Pernikahan yang diadakan di Malaysia ini sempat terganjal akibat usia Manohara yang masih di bawah umur dan tidak ada wali serta surat dari KBRI setempat. Namun, pada akhirnya pernikahan inipun tetap terlaksana.
29 Agustus 2009
Selang beberapa hari setelah pernikahannya, Manohara dan Tengku Fakhry dengan diikuti saudara tiri Manohara, Dewi Asih dan beberapa orang dari Malaysia berangkat ke Thailand untuk bulan madu. Mereka berada di Thailand selama 3 hari.
November 2008
Pihak keluarga kerajaan mengadakan syukuran pernikahan dengan tamu lebih dari 1000 tamu undangan.
Akhir 2008
Manohara kabur lewat Singapura ke Jakarta dari tempat kediamannya di Malaysia. Menuruut penuturan Manohara kepada ibunya, Daisy, ia mengalami perlakukan tak menyenangkan dari suaminya serta tidak tahan dengan sikap kasar Tengk Fakhry kepadanya, akhirnya Manohara memilih kabur. Selama kabur, Manohara tinggal di rumah kontrakan keluarganya di daerah Jakarta Selatan.
25 Februari 2009
Ketika Manohara berulang tahun, Tengku Fakhry memberikan sebuah mobil sebagai kado bagi model yang juga pernah menjalin hubungan dengan Ardie Bakrie ini. Hadiah ini sebagai salah satu usaha Tengku Fakhry untuk membujuk Manohara kembali pulang bersamanya ke Malaysia. Karena belum berhasil membujuk Manohara, Tengku Fakhry mengajak Manohara bersama ibunya dan Dewi untuk berangkat umroh. Melihat itikad baik sang menantu, Daisy pun luluh. Bersama Manohara dan Dewi ia pun menerima ajakan Tengku Fakhry untuk ibadah umroh bersama.
9 Maret 2009
Ketika kegiatan umroh berakhir dan tiba saatnya untuk kembali ke tanah air, di sinilah awal mula hilangnya Manohara. Manohara berada satu mobil dengan sang suami, Tengku Fakhry, sedang Daisy dan Dewi berada di mobil yang terpisah. Ketika berada di bandara, ternyata pesawat yang membawa Manohara dan Tengku Fakhry telah tinggal landas terlebih dahulu dan meninggalkan ibunya dan Dewi di Jeddah. Berikut adalah keterangan pesawat yang membawa Manohara:
Pesawat: Chalenger 300
Owner/Operator: Berjaya Air
Aircraft: reg 9MTAN
Pilot: Captain Zakaria Salleh
Passport: A17818924
Milik: Malaysian Nationality

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 11.30 waktu Jeddah, sang ibu, Daisy berhasil melakukan hubungan telepon dengan Manohara. Di telepon tersebut Daisy mendengar sang putri meminta tolong, "Mama tolong.... Mano takut, tangan Mano sakit sekali, mereka memukul Mano untuk tidak teriak, karena Mano panik dan Mano mau dengan Mama." Saat berada di Kelantan, Manohara sempat menelpon Daisy, terdengar Manohara berteriak meminta tolong tapi kemudian telepon terputus.
17-18 Maret 2009
Nenek Manohara dan Dewi pergi ke kedutaan Indonesia guna meminta bantuan.
19 Maret 2009
Daisy yang sudah rindu kepada putrinya dan ingin tahu keadaan Manohara berangkat ke Malaysia. Namun sesampainya di bandara, ternyata Daisy dicekal dan tidak boleh masuk ke dalam wilayah Malaysia dengan alasan yang tidak jelas.
20 Maret 2009
Dewi dengan ditemeni sang nenek pergi ke KBRI guna mendapatkan penjelasan.
23 Maret 2009
Daisy kembali ke Departemen Luar Negeri guna mengajukan permohonan tertulis pada Kerajaan Kelantan. Namun hingga kasus ini mencuat ke media, belum ada jawaban apapun dari Kerajaan Kelantan.

from : kapan lagi.com